Gigih Menabung, Penjual Krupuk di Tuban ini Mampu Naik Haji

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sri Handayani (36), penjual krupuk bawang asal Tuban ini akhirnya bisa berangkat haji berkat kedisiplinannya menabung. Yang lebih menakjubkan lagi, Sri mampu naik haji meski ia juga membiayai sekolah dua anaknya yang mondok, dan biaya hidup, dia bersama suaminya, Supriyadi (42).

Sri diketahui masuk kloter 36 asal Kabupaten Tuban dan sudah berangkat Minggu dini hari. Sri memaparkan, perkampungannya memang menjadi sentra produksi kerupuk bawang. Sri tak membuat, dia hanya kulakan. Setiap kulakan, Sri biasanya mengambil 700 sampai 1.000 biji kerupuk. Oleh Sri dibungkusi per 10 biji dalam satu plastik. Dia dan suaminya, Supriyadi, menjualnya di Pasar Bliming Tuban.

“Bisa saya tabung Rp 20 ribu setiap hari," ungkap dia, saat ditemui di Asrama Haji Surabaya, Sabtu (5/9). “Setiap hari, dari hasil jualan kerupuk bawang biasanya saya mendapat keuntungan sebesar Rp 100.000,- sampai Rp 150.000,” kata Sri.

Pada 2009, dia mendaftar pemberangkatan haji ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban. Namun, dia harus masuk dalam daftar antrean dan berangkat haji pada 2015 ini. (sby2/rvl)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: