LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Siapa sangka dari mengumpulkan barang bekas (pemulung) dapat mengantarkan pasangan suami – istri, Miran (60) dan Daseh (55) warga Dusun Kedungsumber Desa Jubel Lor Kecamatan Sugio bisa menunaikan ibadah haji. Keduanya akan berangkat Rabu (2/9/2015) besok.
Dilihat dari kondisi rumahnya yang kondisinya sangat tidak layak, mungkin tidak akan ada orang yang menyangka mereka bisa berangkat haji. Sejumlah rongsokan yang menumpuk menambah kesan kumuh rumah yang ditempatinya.
“Saya menabung setiap hari antara Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu. Itu pun dari hasil memulung barang rongsokan,” ungkap Daseh pada BANGSAONLINE.com.
Miran dan Daseh mengaku mulai mengumpulkan uang seperti tu sejak 20 tahun yang lalu saat ia mulai menggeluti barang rosokan.”Saya menekuni jadi tukang rosokkan sudah lama dan biasanya mencari hingga wilayah Gresik di samping wilayah Lamongan,” jelasnya.
Sementara itu, Kasnar tetangganya menyatakan kalau kondisi pasangan ini terbilang sangat pas-pasan. “Namun perjuangannya untuk naik haji sangat luar biasa,” tandasnya.
Miran (60) dan Daseh (55) merupakan salah satu calon jamaah haji asal lamongan yang bakal diberangkatkan, Rabu (2/9) besok dari Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan. (ais/rvl)
Keteramgan Foto Pasangan Pemulung yang berangkat naik haji.




