Karena itu, Fachrudin minta kepada Pj Bupati Andriyono agar memprioritaskan rekanan lokal. Apalagi, jumlah paket PL konstruksi di Kabupaten Pasuruan sekira 1.000.
Menurutnya, jika setiap CV mendapat 5 SKP (sisa kemampuan paket), maka rekanan lokal hanya bisa menyerap 500 paket.
"Saya gak bilang pokir, semua tahu beberapa anggota DPRD nanggung utang ke rekanan. Biasanya yang anggaran kecil dibagikan ke sejumlah oknum LSM dan wartawan untuk pengamanan," ujar Fachrudin.
Belum lagi jumlah CV yang masih hidup juga tak menampung. "Solusinya pakai CV tetangga, Kota Pasuruan. Jika masih sisa bendera tetangga, tapi juga harus tetap menggadeng rekanan lokal," cetus Fachrudin.










