Guru dan Pengawas Bacakan Soal UN untuk SMA LB Lamongan

Guru dan Pengawas Bacakan Soal UN untuk SMA LB Lamongan

LAMONGAN (bangsaonline) – Pelaksanaan Ujian Negara (UN) untuk siswa SMA Luar Biasa (LB) di Lamongan ternyata bermasalah. Tidak naskah soal UN Braille disediakan panitia bagi peserta penyandang cacat mata (tunanetra). Naskah ujian dibacakan keras-keras oleh guru dan pengawas secara bergantian.

Seperti yang dilakukan sejumlah pengawas dan guru yang mengawasi ujian di SMA LB Ma'arif Lamongan yang terpaksa membacakan naskah soal ujian. Sriana, salah satu pelajar SMA LB, mengaku kesulitan mengerjakan soal ujian karena naskah soal dan lembar jawaban tidak ada yang menggunakan huruf Braille.

Kepala sekolah SMALB Maarif Lamongan, Sugeng Prioyono mengakui pihaknya memang tidak menerima lembar soal dan jawaban berhuruf braille. "Ya terpaksa pengawas membacakan soal keras-keras didepan siswa agar siswa dapat menjawab soal yang ada" Ujarnya.

Ke depan, kata dia, seharusnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan naskah soal dan lembar jawaban yang berhuruf Braille bagi pelajar penyandang tunanetra. "Seharusnya memang disediakan soal dan jawaban berhuruf braille agar ada kesamaan hak untuk penyandang cacat," tandasnya.


Guru dan Pengawas Bacakan Soal UN untuk SMA LB Lamongan