KICAU.Pembeli dan penjual burung yang memadati pasar burung Porong, khususnya di akhir pekan. foto :int
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Setiap akhir pekan, pasar burung Porong yang berada di sisi timur jembatan Porong, selalu dipadati pengunjung. Mereka datang dari beberapa daerah di sekitar Sidoarjo, seperti Mojokerto, Pasuruan dan Malang. Tetapi, pasar burung yang dikelola oleh karang taruna setempat itu, pada hari biasa juga tidak pernah sepi pengunjung dan pembeli.
“Hampir tiap hari seperti ini mas, apalagi kalau hari Sabtu dan Minggu. Bisa-bisa nggak bisa jalan karena banyaknya pengunjung,” kata Mulyono, salah satu pedagang burung.
BACA JUGA:
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Puluhan Atlet Berkuda Memanah Adu Skill Bersaing di Porkab Sidoarjo 2026
- BHS Salurkan 120 Ekor Sapi Kurban, Sidoarjo Kebagian 9 Sapi dan 1 Kambing
- Sapi Kurban 700 Kilogram Tercebur Sungai di Sidoarjo, Evakuasi Berlangsung 2 Jam
Burung yang dijual oleh puluhan pedagang di situ pun beragam jenis. Kendati demikian, mereka tidak berani menjual burung-burung yang termasuk dilindungi. Bahkan, mereka sering menolak keras ketika ada orang-orang yang menawarkan burung-burung langka dan dilindungi oleh negara.
Karena tempatnya yang sejuk, pengujung yang datang tidak semuanya bermaksud menjual ataupun membeli burung. Bahkan, banyak yang sekedar kongkow sambil menikmati kopi dan mendengarkan suara kicau burung untuk menghilangkan suntuk. Kendati demikian, perlu penataan agar pasar burung tersebut semakin bagus. (kmd/sho)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




