JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Sujihartono (40), warga Dusun Puri, Desa Purisemanding, Kec. Plandaan terpaksa harus berhadapan dengan massa. Pasalnya, pria yang diketahui sebagai mantan kepala desa tersebut nekad lakukan aksi pembobolan sebuah rumah, Sabtu (8/8) dini hari. Tak pelak, pelaku langsung dihajar massa hingga babak belur.
Untungnya, beberapa anggota Polsek Jombang kota segera mengamankan pelaku dan melarikannya ke rumah sakit karena luka parah. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa kubut dan obeng yang digunakan saat beraksi serta sebuah penutup kepala atau wajah. Kini, pelaku masih jalani pemeriksaan intensif di rumah sakit.
Aksi nekad pelaku dipergoki warga setempat sekitar pukul 02.00 di salah satu rumah, Perumahan Pattimura gang I Jombang. Semula, seorang penjaga perumahan, yakni Ponidi (48), warga Desa Jombatan, Kec. Jombang tengah lakukan tugas rutinnya, berpatroli kelilingi perumahan. Seperti biasa dia memeriksa sekitar rumah warga dan kondisi sekitarnya. "Keliling seperti biasa untuk memastikan kondisi keamanan rumah warga perumahan," ujar Ponidi.
Semula Ponidi tak melihat sesuatu yang mencurigakan. Namun saat memeriksa situasi rumah di gang I, dia sempat melihat gerak-gerik seseorang yang mencurigakan di salah satu rumah. Curiga, dia langsung mendekat dan mengintainya. Benar saja, saat itulah dia melihat pelaku berusaha mencongkel salah satu jendela rumah warga. Spontan, dia langsung memukul kentongan berulangkali dan berusaha mengamankan pelaku.
Bunyi keras kentongan tersebut membuat beberapa warga berdatangan dan membantu menangkap pelaku. Praktis, pelaku yang kepergok tak bisa kabur dan langsung diamankan warga. Entah siapa yang memulai, beberapa warga langsung menghajar pelaku. "Berhasil ditangkap, ada yang kenal ternyata mantan kades Purisemanding," lanjut seorang warga.
Tak lama, beberapa petugas yang tengah berpatroli rutin mengetahui peristiwa tersebut. Pelaku yang sudah babak belur dihajar warga segera diamankan. Selanjutnya, petugas membawa pelaku ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan.
"Dugaan sementara, pelaku sudah seringkali lakukan aksi pembobolan rumah, namun kini belum bisa diambil keterangannya, karena masih dirawat di rumah sakit," ujar AKP Untung Sugiharto, Kapolsek Jombang, seraya menyatakan kasusnya kini masih dikembangkan lebih lanjut. (jbg1/rvl)




