Terapkan K13, Sekolah Dibuat Bingung Muatan Soal Unas

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sekolah dibuat bingung mengenai soal Unas mendatang. Pasalnya, ada sekolah yang masih menerapkan KTSP, sebagian lainnya sudah menerapkan K-13.

“Saya meyakini, bahwa soal Unas mendatang, akan banyak bersumber dari K-13,” kata kata Edy Susanto MPd, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Pucang, di kantornya, kepada BANGSAONLINE.com, Jum'at (7/8).

Meski begitu, Edy Susanto tidak berani memastikan muatan soal Unas. Dia hanya berani memrediksikan Unas mendatang ada dua model soal, yaitu yang sesuai KTSP, dan satunya sesuai K-13. Jika sekolah sudah menggunakan K-13, tentunya akan diberi soal yang sesuai. “Saya prediksi, soal KTSP jauh lebih sulit daripada K-13,” tandas dia.

Edy Susanto memaparkan, bahwa institusi yang dipimpinnya telah menerapkan K 13 secara mandiri, tanpa ditunjuk Diknas Kota Surabaya. Diknas yang mendapat laporan bahwa proses dan hasilnya bagus, maka SD Muhammadiyah 4 Pucang ini, direkomendasikan untuk melanjutkan K-13.

Edy Susanto menilai, muatan K 13 materinya kurang fokus, tidak seperti KTSP. Ini membuat guru dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif. Sehingga, di SD Muhammadiyah 4 ini guru-guru diberi pelatihan dengan dua cara. Yaitu, melalui workshops yang meliputi pembelajaran media dan pembelajaran evaluasi. Adapun pelatihan lainnya, sesuai jadwal dari Diknas, yang dilakukan pada Juni 2015, di SDN Barata Jaya.

Hal yang sama terjadi pada SDN Kaliasin III. Drs Edy Santoso, Kepala sekolah, dibuat bingung, apakah soal Unas mendatang sudah bermuatan K-13.

“Karena kami menerapkan K-13 untuk kelas III dan kelas VI sebelumnya. Tahun ini, kami menerapkan di semua kelas. Jadi kami sudah 2 tahun menerapkan K-13,” kata dia.

“Tapi, kami belum mendapat petunjuk dari Diknas. Tentunya Bapak-bapak di Kementerian Pendidikan sudah mikir bagaimananya, kita tinggal menjalankannya,” tambah dia.

Kendala di SDN Kaliasin III ini, pera guru masih memelajari materi yang ada, dan siswa harus mengikutinya. Tapi, Edy Santoso yakin akan keberhasilan K-13, karena menurut dia, K-13 yang mendesain adalah pakar. “Kami terus upayakan penyempurnaan dari kurikulum KTSP ke -K13,” tandas dia. (sby1/rvl)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Terapkan K13, Sekolah Dibuat Bingung Muatan Soal Unas