Diduga Kecapekan Usai MOS, Siswi SMAN 1 Plumpang Tuban Tewas

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kecapekan seusai mengikuti kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS), DRW (15) pelajar SMA Negeri 1 Plumpang meninggal dunia, Selasa (4/8). DRW meninggal ketika mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Koesma Tuban.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelajar yang beralamatkan di Desa Cangkring, Kecamatan Plumpang, Tuban tersebut sebelumnya Rabu (29/7) pernah berobat ke bidan desa akibat kecapekan. Selanjutnya, pada hari berikutnya korban memaksakan untuk masuk karena beralasan memilih bangku untuk tempat duduk.

Ketika masuk, kondisi korban tidak membaik malah semakin drop. Sebab, saat itu korban bersama teman lainnya juga disuruh guru membersihkan ruang kelas. Melihat korban drop, salah seorang guru mengantarnya pulang.

“Anak saya mendapatkan perawatan sejak hari Minggu, lama kelamaan kondisinya terus turun,” tutur Jalil (52) dengan menunjukkan raut muka sedih.

Menurutnya, kecapekan yang dialami oleh anaknya tersebut sudah dirasakan sejak beberapa hari yang lalu seusai mengikuit kegiatan MOS di sekolah. Melihat kondisi terebut, ia langsung membawanya ke bidan desa. â€śSaat pemeriksaan bidan, anak saya mengeluh kalau kepalanya pusing, ternyata tensi darahnya sangat menurun,” ungkapnya.

Lanjut Jalil, setelah berobat dari bidan keesokan harinya, Jum’at (31/7) anaknya berangkat lagi ke sekolah karena ingin mencari kelas dan tempat duduk. Akan tetapi, ketika berada di sekolah disuruh membersihkan kelas.

“Dari situ, kondisi anak kami kondisinya semakin lemah. Padahal sebelumnya, anak saya juga tidak punya riwayat sakit,” tambahnya.

Sementara itu, jenazah pelajar tersebut langsung dibawa ke rumah duka yang berada di Desa Cungkring, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Sedangkan petugas kepolisian telah melakukan visum terhadap jenazah korban. Hasilnya, korban diduga meninggal dunia lantaran mengalami drop setelah kegiatan MOS di sekolah. (wan/rvl)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: