Kakak-adik di Surabaya ini Sikat TV Pak RT untuk Bingkisan Lebaran

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kakak dan adik, Sholehudin (18) dan Abdul Alim (20) warga Jl. Cantikan Tengah gg V kompak curi perabotan elektronik milik ketua RT. Barang milik pak RT hilang saat ditinggal mudik ke kampung halamannya pada hari raya kedua.

Kakak beradik pelaku pencurian tersebut berhasil tertangkap setelah Abu Bakar selaku pak RT pulang kembali ke rumahnya, Senin (20/7/2015) lalu. Mengetahui televisi dan DVD-nya hilang, lantas Abu Bakar melaporkan ke Mapolsek Simokerto.

Kanit Reskrim Polsek Simokerto AKP Mardjoko saat jumpa pers membenarkan kejadian tersebut. "KIta bisa melakukan penyelidikan terkait hilangnya barang milik korban setelah adanya laporan dari korban," ujarnya.

Setelah melakukan penyelidikan, anggota Polsek Simokerto mendapatkan informasi dari warga sekitar, bahwa ada tetangga korban yang kerap mengintai dengan lalu lalang di belakang rumah korban saat ditinggal mudik.

Dengan informasi yang mengarah pada Sholehudin, anggota reskrim Polsek Simokerto menyamar untuk membeli televisi bekas bermerk yang sama seperti milik korban, dengan harga tinggi.

Sholehudin terpancing dengan tawaran menggiurkan, sehingga dia mengajak polisi yang menyamar untuk melihat barangnya. Ternyata televisi dan dvd milik pak RT disimpan oleh Sholehudin di rumah kekasihnya di Jl. Tenggumung.

Dengan menemukan bukti televisi yang ciri-cirinya persis dengan milik korban, pada saat itu juga polisi melakukan penangkapan kepada Sholehudin. Hasil pemeriksaan, aksi pembobolan rumah Sholehudin dibantu kakaknya, Abdul Alim. Polisi langsung menangkapnya dan menjebloskannya ke penjara. Itu menyusul adiknya yang telah ngandang terlebih dahulu.

Saat diperiksa, kedua tersangka mengaku masuk ke dalam rumah melalui pintu dapur belakang. Dengan meloncat tembok halaman rumah yang hanya setinggi 1,5 meter, Sholehudin masuk ke dalam rumah.

Pintu dapur yang tidak terkunci juga memudahkan pelaku menggondol televisi dan DVD, sedangkan Abdul ALim menunggu di luar tembok sambil berjaga-jaga.

Setelah berhasil mendapatkan hasil pencurian oleh Sholehudin barang diantar kerumah kekasihnya, hal tersebut di lakukan untuk menghilangkan jejak.

Supaya kekasih Sholehudin tidak curiga, kedua barang elektronik itu diakui didapatakn dengan cara membeli bekas untuk diberikan kepada kekasihnya. "Saya bilang ke dia (kekasih) TV dan DVD itu hadiah atau bingkisan untuk hari raya," aku Sholehudin.

"Setelah tersangka kita tangkap bersamaan juga barang bukti kita amankan juga", tambah Mardjoko.

Pengakuan kekasih tersangka, dirinya tidak mengetahui bahwa barang itu hasil curian. Yang disampaikan pelaku, barang elektronik dibeli dari temanya dan dihadiahkan untuknya. "Saya hanya menarik simpati ke dia (kekasih), sengaja barang elektronik tidak saya jual," aku polos Sholehudin. (yan/dur)  


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: