SITUBONDO, BANGSAONLINE.com ā Kecelakaan tunggal terjadi di jalur pantura Situbondo, siang tadi (13/7). Dump truk nopol P 9042 UE diduga bermuatan illegal mining menabrak median jalan di Jalan Raya PB Soedirman. Akibat kecelakaan tunggal tersebut, arus kendaraan sempat terhambat.
Beruntung, sopir dump truk, Nono (40) warga Desa Kukusan Kecamatan Kendit selamat dari kecelakaan tersebut. Namun, kecelakaan menghancurkan median pembatas jalan dan tiang penerangan jalan umum yang tertabrak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan tunggal ini berawal saat dump truk yang diduga mengangkut illegal mining ini melaju dari arah Surabaya ke Banyuwangi. Saat melintas di lokasi kejadian, rem dump truk yang melanggar melintas di jalur arus mudik ketika lebaran meskipun sudah ada larangan dari pemerintah secara nasional ini diduga tiba-tiba blong.
Mengetahui remnya tidak berfungsi, sopir dump truck langsung membantgin setir ke arah kanan hingga menghantam median pembatas jalan di jalur pantura Situbondo di Jalan Raya PB Soedirman karena di depannya ada antrian kendaraan panjang di traffic light
"Tidak ada bekas rem di lokasi kejadian, diduga kuat kecelakaan yang terjadi itu akibat rem dump truk blong. Karena saat itu jalan padat dengan pengendara, si sopir membanting setirnya dan menabrak median jalan serta tiang PJU. Untuk kepastiannya masih diselidiki oleh petugas Laka lantas,ā terang Aiptu Suharsono. (had/rvl)




