"Dari pengakuannya, mereka dengan mudah membobol motor yang diincarnya dengan menggunakan kunci Yamaha palsu," terang Sukaca.
Dari pengakuan pelaku, motif pasutri ini melakukan pencurian motor karena faktor ekonomi. Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku berbagi tugas dalam menjalankan aksinya.
"Mereka berdua berbagi peran. Tentunya yang istri mengawasi kondisi sekitar. Kemudian suami yang bertugas mengambil motor korban," ungkapnya.
Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan motor Yamaha Vega, Scoopy, 8 plat nomor dan 1 buah kontak duplikat Yamaha.










