Mudik Lewat Bojonegoro, Waspadai Jalur Ini

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Bagi warga Bojonegoro maupun luar yang akan mudik melewati Jalur Bojonegoro perlu berhati-hati. Pasalnya, di sepanjang jalur mulai perbatasan Bojonegoro - Lamongan maupun Cepu - Bojonegoro ada beberapa titik yang rawan terjadi kecelakaan.

Kepolisian setempat telah memetakan titik-titik yang rawan terjadi kecelakaan maupun titik kemacetan. Data yang dihimpun dari kantor Satlantas Polres Bojonegoro menyebutkan, menjelang Lebaran tahun ini di sepanjang jalur Bojonegoro hanya ada satu titik jalur yang rawan kecelakaan atau black spot. Meski area black spot menurun dibanding tahun 2014 lalu, para pemudik yang akan melintas tetap dihimbau untuk tetap berhati-hati.

"Black spot tinggal satu titik, tetapi masyarakat atau pemudik yang akan melintas tetap harus berhati-hati," ujar Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Anggi Saputra Ibrahim, Rabu (8/7/2015).

Satu titik black spot itu berada di kilo meter (Km) 30 sampai 35 dari kota Bojonegoro, yakni berada di Desa/Kecamatan Baureno. Area black spot itu berada di jalan tikungan, tepatnya di depan masjid Baureno. Pemudik dari arah Surabaya atau sebaliknya dihimbau untuk berhati-hati saat melintas. "Karena disitu rawan terjadi kecelekaan," terang Anggi.

Selain black spot, lanjut dia, jalur sempit di jembatan Kalitidu serta jalan rusak di sepanjang jalan Kecamatan Balen juga rawan terjadi kecelakaan.

Dijelaskan dia, pada tahun 2014 lalu, area black spot di jalur Bojonegoro ada empat titik. Yakni, di Kecamatan Baureno, Balen, Kapas dan Kalitidu. Berkurangnya titik black spot itu, kata dia, karena berkurangnya angka kecelakaan khususnya di area tersebut.

"Kurangnya angka kecelakaan itu juga tidak lepas dari kesadaran pengguna jalan yang mulai mentaati peraturan," tambahnya.

Menurut dia, angka kecelakaan di Bojonegoro pada tahun 2014 lalu sebanyak 664 kejadian. Ratusan nyawa melayang, begitu juga kerugian materiil yang mencapai ratusan juta. Sedangkan hingga pertengahan tahun ini angka kecelakaan yang terjadi sebanyak 231 kejadian. Dia berharap angka kecelakaan di Kota Ledre terus menurun setiap tahunnya.

Ditambahkan Anggi, operasi ketupat 2015 akan dimulai pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Tahun ini, Polres Bojonegoro akan mendirikan empat pos pengamanan, sepuluh pos pantau serta satu pos pelayanan kesehatan. Pos-pos itu akan dibangun di sepanjang jalur Bojonegoro, utamanya di dekat pasar tumpah Baureno, Sumberejo, Kapas dan Kalitidu. (nur/rvl)


Mudik Lewat Bojonegoro, Waspadai Jalur Ini