MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Diduga ngebut ugal-ugalan saat mengendarai motor, Kunawi warga Dusun Jatikulon, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, tewas di Jalan Raya Desa Jabon saat motor yang dikendarai hendak mendahului dari sisi kiri dan menyenggol kendaraan lain serta menabrak becak, Senin (6/7) dini hari.
Relawan PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono mengungkapkan, kecelakaan mau itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Berawal saat korban mengendarai motor Honda Supra X 125 Nopol S 6434 NV melaju dari arah Mojokerto menuju Mojosari dengan kecepatan tinggi.
"Di TKP, tepatnya di depan Pemandian Tirta Anandiri Jabon, korban mendahului sebuah motor yang tidak diketahui identitasnya dari sebelah kiri," kata Didik, Senin (6/7).
Tanpa disangka, lanjut relawan senior ini, kedua motor tersebut bersenggolan dan menyebabkan motor korban oleng serta menabrak becak yang digayuh Supriyadi warga Desa Tambaksuruh, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Akibat laju motor dengan kecepatan tinggi itu, tubuh korban terpelanting ke jalan dan kepalanya membentur aspal yang mengakibatkan korban meninggal di lokasi kejadian.
Sesaat setelah kecelakaan maut terjadi, sejumlah relawan bersama dengan anggota Polisi Lalu-lintas yang berjaga di Pos 903 Simpang Lima Kenanten mengevakuasi jenazah korban ke kamar jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk dilakukan otopsi.
Sementara dari penelusuran tim relawan, keluarga korban yang berada di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar saat dihubungi mengungkapkan jika korban sudah tidak tinggal di Desa Lengkong. "Dari keterangan pihak keluarga korban, jika korban yang sehari-hari berjualan pentol ternyata sudah dua tahun terakhir cerai dengan istrinya dan korban saat ini tinggal di Dusun Pandaksari, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto," pungkas Didik. (gun/rvl)




