Penumpah Tinta Coblosan Ngaku Kecewa dengan Caleg

Penumpah Tinta Coblosan Ngaku Kecewa dengan Caleg

SIDOARJO (BangsaOnline) – Seorang warga yang menumpahkan tinta ke kotak suara di TPS 18 di Desa Pabean Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Rabu (9/4/2014) siang tadi, mengaku kecewa dengan calon anggota legislatif (caleg).

Pengakuan itu muncul kala warga tersebut dimintai keterangan oleh Panwaslu Sidoarjo terkait aksinya menumpahkan tinta ke kotak suara. “Dia mengaku kecewa dengan caleg,” cetus Ketua Panwaslu Sidoarjo Burhanudin, dihubungi BangsaOnline via telepon, Rabu (9/4/2014) malam. Namun Burhanudin tidak membeber detail soal alasan kekecawaan warga itu pada caleg.

Burhanudin menyatakan pihaknya meminta keterangan warga itu dalam rangka klarifikasi terkait kejadian penumpahan tinta tersebut. Proses klarifikasi juga dalam guna menentukan apakah perbuatan itu termasuk pelanggaran pidana ataukah tidak. “Jika ada unsur pidananya, proses selanjutnya ditangani kepolisian,” bebernya.

Warga yang menumpahkan tinta ke kotak suara itu, diketahui berstatus mahasiswa semester akhir sebuah PTS di Surabaya. “Namanya Arif dan tengah proses menyusun skripsi,” jlentreh Burhanudin. Ditanya terkait berapa jumlah surat suara yang terkena tumpahan tinta, Burhanudin menyatakan pihaknya masih menunggu data lanjutan. Dia juga mengatakan kertas surat suara yang terkena tinta dinyatakan tetap sah oleh KPU Sidoarjo.

Ketua KPU Sidoarjo Bhima Ariesdiyanto menyatakan, kejadian tumpahnya tinta ke kotak suara sehingga mengenai surat suara sudah ditangani Panwaslu Sidoarjo. Bhima pun menegaskan meski muncul kejadian itu, coblosan di TPS tersebut tetap berjalan dan tidak ada coblosan ulang.



// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: