Gunung Raung Erupsi, Sekda Bondowoso Gelar Rakor

BONDOWOSO, BANGSAONLINE.com - Kenaikan status Gunung Raung menjadi siaga, menjadikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), guna menanggulangi ancaman erupsi, dan untuk menentukan langkah-langkah evakuasi, serta tempat pengungsian.

“Kami bersama Kepala BPBD, Kapolres, Dandim, serta Muspida bersama-sama melihat langsung ke lapangan, untuk memantapkan koordinasi dalam menentukan langkah-langkah evakuasi ketika nantinya terjadi letusan,” ujar Sekda Bondowoso H Hidayat, didampingi Kepala BPBD Bondowoso Kukuh Triyatmoko, di Kecamatan Sumber Wringin, kemarin (30/06).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, kata Sekda, akan memanfaatkan Kader Tanggap Bencana yang ada di desa-desa di wilayah terdampak, untuk mempermudah arah evakuasi bagi masyarakat. “BPBD saat ini sudah mendirikan beberapa posko tenda yang dipersiapkan untuk pengungsian,” imbuh orang nomor dua di Bondowoso ini.

Puncak Gunung Raung terpantau mengeluarkan asap putih. Secara geografis, Gunung Raung berlokasi di wilayah perbatasan Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso. Namun daerah terdekat rawan bencana erupsi abu vulakanik berlokasi di Kecamatan Sumber Wringin Bondowoso. Sebanyak tiga desa menjadi kawasan rawan bencana (KRB satu) yakni berjarak 10 km dari kawah. Yaitu Desa Sumber Wringin, Desa Rejo Agung, dan Desa Tegal Jati. Dan ada beberapa desa yang ada di Kecamatan Tlogosari dan Sempol, yang rawan menjadi kawasan rawan terkena bencana erupsi abu vulkanik Gunung Raung. (gik/ros) 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Gunung Raung Erupsi, Sekda Bondowoso Gelar Rakor