
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Orang tua manapun pasti akan kebingungan dan cemas saat mengetahui anak gadisnya yang masih di bawah umur tiba-tiba saja menghilang. Apalagi, sang anak baru saja pergi bersama-sama. Hal itulah yang dialami Istikhomah (45), warga Dusun Plumpang, Desa Kampungbaru, Kec. Plandaan.
Tak diketahui secara pasti, anak gadisnya, Fitri Rachmawati (14), tiba-tiba saja menghilang. Hilangnya gadis dibawah umur tersebut diketahui sudah 2 minggu ini. Kini, hilangnya gadis remaja tersebut dilaporkan ke Polres Jombang.
Saat dikofirmasi, Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Gatot Mustofa membenarkan adanya laporan kasus anak hilang tersebut. "Kasusnya langsung ditangani unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak, red) Satreskrim. Orang tua korban atau pelapor sudah diminta keterangannya," ujar Gatot, Jumat (12/6).
Informasi yang diperoleh, hilangnya korban diketahui sejak 29 Mei 2015 lalu. Semula, sehari sebelumnya sekitar pukul 15.00, korban bersama keluarganya berencana bepergian ke Banyuwangi. Namun entah mengapa, korban mengajak seorang temannya untuk berangkat ke Krian terlebih dulu. Korban bersama temannya mengambil mobil sewa dan selanjutnya berangkat. "Korban meminta keluarganya menyusul saja ke Krian," kata Gatot.
Mendapati anak gadisnya telah berangkat, pihak keluarga langsung menyusulnya ke Krian. Tiba di Krian, lokasi yang disepakati untuk bertemu, ternyata keluarganya hanya menjumpai korban saja. Teman korban yang mengaku bernama Dian beserta mobil yang disewa tak ada.
Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga langsung mengajak korban untuk kembali pulang ke Jombang. Mereka mengurungkan rencana bepergian ke Banyuwangi. Korban pun diantarkan kembali ke tempat kos di belakang Pasar Legi Jombang.
Keesokan harinya, sekitar pukul 10.00, tiga teman kos korban hendak mencari korban, namun, korban sudah tak ada di tempat kos. Dicari, korban tak juga ketemu. Teman-temannya pun mengabarkan kepada orang tua korban.
Dikabari hal tersebut, orang tua korban berupaya mencari. Sayangnya hingga saat ini tak ketemu. Akhirnya, orang tua korban lapor ke polisi. "Keterangan saksi-saksi masih dikumpulkan dan dilakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan korban yang dikabarkan menghilang," tandas Gatot. (jbg-1)



