MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Insiden tewasnya pekerja di lokasi galian C (pasir dan batu) kembali terjadi. Kali ini lokasi galian yang berada di Dusun Glogok, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto longsor dan mengubur seorang pekerja hingga tewas, Minggu (31/5).
Korban diketahui bernama Wagimun (60) warga Dusun Sruni, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Ia tewas seketika setelah tubuhnya terkubur hidup-hidup lantaran lokasi galian longsor.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tewasnya pekerja naas di lokasi galian C yang diketahui milik Miskan, warga desa setempat itu berawal saat korban tak menyadari jika kedalaman tanah urug itu sudah melampau batas hingga mencapai 10 meter. Beberapa saat kemudian setelah korban menggali manual itu tiba-tiba tebing galian mendadak longsor. Kontan saja, sirtu yang ambrol menimbun tubuhnya.
"Waktu kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Warga yang mengetahui musibah itu kemudian memberitahukan kepada pemilik lokasi galian serta perangkat desa setempat," kata Suwandi, warga Sumbertanggul, siang tadi (31/05).
Menurut dosen Fakultas Hukum Universitas Mayjen Sungkono ini, begitu perangkat desa dan pemilik galian mendengar kabar terkuburnya satu pekerja akibat tebing galian longsor, mereka langsung mendatangi TKP. Sedangkan untuk mengevakuasi korban yang terkubur hidup-hidup, satu alat berat atau eskavator didatangkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Namun sayang, saat tubuh korban berhasil dievakuasi dari terkuburnya sertu akibat longsornya tebing korban diketahui sudah tak bernyawa. Guna proses penyidikan, jenazah korban dibawa ke RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari untuk diotopsi.
Hasil dari otopsi, korban mengalami luka robek kulit dikepala 7 cm. Bahkan saking parahnya, bathok kepala korban terlihat. Tak hanya luka di bagian kepala, korban juga mengalami patah tulang rusuk sebelah kanan atas.
Masih kata Suwandi di galian maut itu beberapa waktu silam juga pernah minta korban jiwa. "Dulu di lokasi yang sama juga pernah ada kejadian seperti ini, pekerja galian meninggal setelah tertimbun longsoran galian," ungkapnya. (gun)




