
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Wakil Wali Kota Probolinggo HM. Suhadak, bersama Dinas terkait, diantaranya Diskoperindag, Disperta dan Asisten Perekonomian, sidak ke beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Probolinggo siang tadi (27/5). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran beras Plastik yang pada akhir-akhir ini ramai jadi pemberitaan melakukan
Pasar yang disidak oleh Wakil Wali Kota beserta rombongannya diantaranya Pasar Baru Kota Probolinggo dan Pasar Wonoasih.
Wakil Wali Kota melakukan sidak juga didampingi Ir.Budi Kristanto selaku Asisten Perekonomian, Kepala Disperta Ir.Agustinus
Yudha Sunanthya, Plt. Kepala Diskoperindag Wasis Ismoyo, serta Kasat pol PP dan Kabag Humas.
HM. Suhadak mengatakan bahwa dalam sidak di beberapa pedagang beras di pasar Baru dan Pasar Wonoasih ini dirinya tidak menemukan adanya beras plastik.
Sedangkan saat disinggung masalah persediaan beras menjelang datang Puasa Ramadhan 1436H, Suhadak mengatakan bahwa Bulog saat ini memiliki persediaan beras 30.000 ton untuk memenuhi kebutuhan beras di tiga wilayah, yaitu Probolinggo Kota, Kabupaten Probolinggo dan Lumajang. Sedangkan kebutuhan beras per bulannya sebanyak 3360 ton.
"Dari catatan Bulog tersebut, hingga 9 (sembilan) bulan kedepan masih dalam kategori aman dan Insyaallah tidak ada kenaikan yang signifikan," ungkapnya.
Sementara itu, Andi pemilik Toko Jaya Baru di Pasar Baru yang menjual berbagai jenis beras saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa harga beras saat ini masih stabil. "Untuk beras sejenis 64 harga eceran per kg Rp.7600,- sedang untuk beras yang super harga eceran Rp.9600,-/kg," terangnya. (ndi/rvl)



