Warga Wonokasian Sidoarjo Geger Mayat Campur Sampah di Sungai

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Wonokasian RT 08 RW 03 Kecamatan Wonoayu digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki berusia sekitar 60 tahun tanpa identitas yang terapung di Kali Bader desa setempat, tepatnya sisi timur jembatan yang menghubungkan perempatan Jalan Raya Desa Pilang, Selasa (19/05).

Saat ditemukan, mayat dalam kondisi tertelungkup memakai baju batik dan jaket warna hijau serta memakai songkok. Mendengar ada mayat, sontak ratusan warga berduyun-duyun mendatangi lokasi untuk melihat dari dekat mayat tersebut.

Kali pertama, mayat tersebut ditemukan oleh Mad Hari (50) petugas pengairan sawah desa setempat yang hendak mengairi sawah warga di sana. Dia penasaran setelah mencium bau menyengat yang tercium di sekelilingnya.

Kemudian, Mad Hari mencari sumber bau menyangat tersebut. Alangkah terkejutnya Mad Hari karena mendapati sesosok mayat dalam kondisi tertelungkup di sungai bercampur sampah yang diperkirakan sudah 3 hari.

”Saya mendapat laporan dari warga kalau ada mayat yang terapung di sungai. Lalu, saya datang ke lokasi dan ternyata benar ada mayat yang terapung di sungai. Penemuan ini saya teruskan ke Polsek Wonoayu,” tutur Kepala Desa Wonokasian, Ahmad Sanusi.

Petugas langsung meluncur ke lokasi dan memasang police line untuk mempermudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, petugas dan dibantu warga sempat mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi karena tubuh mayat yang membengkak.

Menurut Kapolsek Wonoayu AKP Sutowo, tidak ada tanda-tanda kekerasan saat dilakukan olah TKP. Untuk memastikannya, mayat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum untuk dilakukan otopsi.

”Saat ini, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Gasum Porong untuk dilakukan otopsi. Kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya, ”Tunggu saja hasil otopsi,” pungkasnya.(kmd/sho)


Warga Wonokasian Sidoarjo Geger Mayat Campur Sampah di Sungai