MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Seorang pria lanjut usia (lansia) peserta acara ngonthel bareng terpaksa diamankan polisi. Pasalnya, kakek asal Kediri itu didapati membawa minuman keras. Ia ditangkap beberapa saat setelah start di depan Pendopo Agung Trowulan Mojokerto, Minggu (17/5) pagi.
Kakek tersebut dibawa paksa oleh anggota Polsek Trowulan, dan dipisahkan dari kerumunan konvoi peserta. Menurut Wakapolsek Trowulan AKP Subagi identitas pria ini belum diketahui, tapi dipastikan ia termasuk rombongan peserta asal Kediri. Masih kata Subagi usianya 60 tahun lebih, rambut berwarna putih dan memakai kostum Jawa kuno. Matanya terlihat sangat merah dan gaya bicaranya seperti orang mabuk. Sementara miras yang dibawannya disimpan dalam sebuah guci kecil yang digantung di stang sepeda onthelnya.
Saat ditanya, ia mengaku kalau yang dibawanya bukan minuman keras, tetapi minuman hasil racikannya sendiri yang terbuat dari alkohol, air gula dan sejumlah bahan lainnya. Bahkan ia juga menjelaskan komposisinya, yakni 1 liter alkohol dicampur dengan 6 liter air gula, dan sudah diminumnya sejak berangkat dari Kediri.
Untuk diketahui dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Mojokerto yang ke 722, Minggu (17/5) pagi kemarin digelar acara "Ngonthel Bareng Jelajah Bumi Majapahit 2015" di kawasan Trowulan.
''Maaf identitas jelasnya masih belum bisa kita berikan sebab masih dalam pemeriksaan,'' ungkap Subagi. Sebanyak 5000 lebih peserta sejak pagi telah memadati halaman Pendopo Agung Trowulan.
Peserta diberangkatkan sekitar pukul 07.00 WIB. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Jombang, Kediri bahkan Nusa Tenggara Barat (NTB). Banyak peserta yang tampil dengan gaya unik, seperti memakai pakaian Jawa kuno, seragam pejuang kemerdakaan, bahkan bergaya layaknya pendekar. Kegiatan ini sempat membuat lalulintas macet. Sebab panjang arak-arakan peserta mencapai 3 kilometer. Sementara pengamanan dan pengaturan lalulintas melibatkan anggota kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Peserta Ngontel Bareng diajak untuk melintasi 12 situs kondang yang ada di Trowulan. Seperti makam Troloyo, Candi Tikus, Candi Bajangratu, Candi Menakjinggo, makam Putri Cempa, Kolam Segaran, Budha Tidur, kampung Majapahitan, Candi Brahu dan Candi Gentong.
Kegiatan Ngontel Bareng ini digelar selama dua hari. (gun/rvl)




