Aktivis LSM di Candi Sidoarjo Ditemukan Membusuk di Kontrakan

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Warga Perum Mutiara Citra Graha (MCG) Desa Bligo Kecamatan Candi digegerkan dengan penemuan mayat yang diketahui aktivis LSM sekaligus kontraktor bernama Joko Sundoyono (49) warga Dusun Ngemplak Desa Klurak Kecamatan Candi dengan kondisi sudah membusuk dalam rumah kontrakannya di Perum Mutiara Citra Graha (MCG) blok J 7 No 08 Desa Bligo Kecamtan Candi, Selasa (12/05).

Informasinya, warga di Perum MCG selama 2 hari penasaran dengan bau menyengat yang menyebar tanpa diketahui asal-usul bau seperti bangkai itu. Mereka berusaha mencari asal bau menyengat tersebut, tetapi tak juga ditemukan.

Namun warga curiga dengan rumah di blok J 7 No 08 yang dikontrak Joko Sundoyono. Sebab, bau busuk tersebut menyebar persis dari rumah tersebut. Sedangkan kondisi rumah sejak beberapa hari tertutup rapat tanpa diketahui kemana penghuninya.

Akhirnya, warga melapor ke balai desa yang diterima oleh Kasi Pelayanan Umum Pemerintahan Desa Bligo, Ach Sya'roni. Mereka kemudian, bersama-sama menuju rumah kontrakan Joko Sundoyono untuk mengecek kebenarannya.

"Ternyata benar, bau sangat menyengat. Kami masuk ke rumah yang tak terkunci. Dan kami melihat Joko Sundoyono sudah tidak bernyawa dengan bau membusuk dalam posisi terlentang di atas kasur yang terletak di lantai bawah. Akhirnya kami laporkan ke Polsek Candi,” tutur Ach Sya'roni.

Ditambahkan Ach Sya'roni, bahwa Joko Sundoyono sekitar 2 tahun kontrak di rumah tersebut sendirian sejak bercerai dengan istrinya yang seorang PNS dan saat ini berdinas di Jakarta. Sedangkan informasi yang diterima dari keluarganya, Joko Sundoyono menderita sakit diabetes cukup lama dan mengalami komplikasi.

"Terakhir Jum'at (08/05) kemarin, korban masih sempat berhubungan melalui telpon seluler dengan keluarganya. Korban minta diantarkan berobat ke Malang. Setelah itu, korban tidak bisa dihubungi lagi. Dan kami temukan sudah meninggal dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, kakak kandung korban yakni Joko Sundoyo (52) warga Desa Klurak Kecamatan Candi meminta agar jasad adiknya tidak di otopsi dan segera dimakamkan di kampung halamannya.

"Kondisinya memang sakit komplikasi akibat diabetes yang diderita sudah cukup lama," ujarnya dengan sedih ketika mendatangi ke rumah kontrakan adiknya setelah mendapat kabar kalau adiknya sudah meninggal dalam kondisi membusuk.

Kapolsek Candi Kompol Eko Joko Sugiarto mengatakan tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan maupun bekas penganiayaan ketika dilakukan identifikasi.

"Meskipun pihak keluarganya minta agar tidak dilakukan otopsi, tetapi sesuai prosedur juga kejelasan mengenai penyebab kematiannya sehingga kami tetap membawa ke RS Bhayangkara Porong untuk dilakukan visum luar agar tidak menimbulkan fitnah di kemudian hari," tandasnya. (kmd/sho)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Aktivis LSM di Candi Sidoarjo Ditemukan Membusuk di Kontrakan