TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Warga penghuni bangunan ekslokalisasi Ngujang maupun Kaliwungu hanya bisa pasrah, saat petugas dari tim gabungan menyisir, dan memeriksa kawasan ekslokalisasi, siang tadi (8/3).
Operasi yang dipelopori Polres Tulungagung itu untuk meninjau eks lokalisasi yang selama ini dituding menjadi ajang prostitusi terselubung.
Aparat gabungan terdiri atas kepolisian, TNI, Satpol PP, MUI dan Dinas Sosial, dengan jumlah personel 250 orang, menyisir kawasan ini.
Kapolres Tulungagung AKBP Bastoni Purnama mengatakan, usai operasi ini, aparat gabungan akan menjaga selama sebulan. "Bahkan untuk meminimalisir pengunjung, warga dilarang membuka warung kopi maupun karaoke," kata dia.
"Kita akan tutup total, agar tidak ada orang yang datang," tegas Kapolres.
Kapolres berharap, penghuni dibekali ketrampilan. "Harapannya, lokasi ini bisa dialihfungsikan seperti ada pabrik rokok, maupun usaha lain," imbuhnya.
Pihak MUI yang mengikuti sidak, berharap penertiban kali ini tidak hanya sebatas formalitas. MUI mendesak pemerintah daerah memikirkan rencana pengalihan fungsi ekslokalisasi. (tlg-2/rvl)




