NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Bus Sugeng Rahayu nopol W 7395 UY yang disopiri Suhandoko (36) warga Surabaya menabrak dump truck nopol S 8172 UB yang dikemudikan Yateman (52) warga Desa Kedungsari Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro di jalan by pass Ngrengket Kecamatan Sukomoro, Jumat (8/5) pagi sekitar pukul 05.00.WIB. Akibatnya, sopir dump truck tewas, sedangkan 2 penumpang bus luka-luka.
Kecelakaan maut ini berawal saat dump truk melaju dengan kecepatan
sedang dari arah barat menuju ke timur di jalan by pass Surabaya-Madiun. Sesampainya di perempatan by pass Mastrip, sopir dump
truk berniat memutar balik kendaraannya di sebelah timur perempatan
tanpa menyalakan lampu sein.
Bersamaan dengan itu, dari belakang muncul bus Sugeng Rahayu yang melaju dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, bus yang berpenumpang 47 orang ini langsung menabrak bagian kanan dump truk.
Saking kerasnya benturan, drump truk sempat terguling dan terdorong
bus. Sedangkan bus, karena melaju dengan kecepatan tinggi, juga terpental hingga menerabas pembatas jalan lalu pindah jalur dan menabrak 3 pohon di tepi jalan dan akhirnya terperosok ke sawah.
Dua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah karena juga sempat terguling. Kondisi truk rusak pada bagian depan kanan, sementara kondisi bus Sugeng Rahayu sendiri tidak beda jauh karena menghantam truk dan tiga pohon dipinggir jalan, juga terjun kesawah.
Dalam kecelakaan ini, sopir dump truk meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit Bhayangkara Nganjuk. Sementara kenek bus dan satu penumpang mengalami luka-luka dilarikan ke RSUD Nganjuk. Penumpang yang selamat langsung dialihkan ke bus lain untuk meneruskan perjalanan.
Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Rise Sandiyantanti mengatakan, untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, sopir bus beserta dua
kendaraan yang terlibat diamankan ke Mapolres Nganjuk.
"Satu orang meninggal dunia yaitu sopir dump truk. Jasad korban langsung diminta keluarganya untuk dimakamkan, sedangkan seorang kenek bus beserta penumpang mengalami luka rinngan," terang AKP Risye.
Kejadian ini sempat memacetkan arus lalu lintas jalur by pass
sepanjang 4 kilometer. Banyaknya warga yang ingin melihat dari dekat, sehingga membuat proses evakuasi agak tersendat. (dit/rvl)




