Jumlah PNS Selingkuh di Pamekasan Tinggi, Didominasi Guru

Jumlah PNS Selingkuh di Pamekasan Tinggi, Didominasi Guru

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - kasus perselingkuhan PNS di Kabupaten Pamekasan, cukup tinggi, dan didominasi guru. Ini diungkapkan Isnpektur Pemkab Pamekasan, Sutjipto Utomo.

“Pelakunya banyak guru PNS. Guru seharusnya menjadi teladan bagi anak didiknya maupun orang lain. Miris sekali melihat angka perselingkuhan ini,” katanya, Kamis (07/05).

Data Inspektorat Pemkab Pamekasan menyebutkan, perselingkuhan di kalangan PNS mencapai 47 kasus. Dengan rincian sebagai berikut, tahun 2014 lalu mencapai 37 kasus perselingkuhan. Sementara di tahun 2015, tercatat 10 kasus perselingkuhan PNS. Itu terjadi dalam kurun waktu selama lima empat bulan.

Data tersebut menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Lain lagi dengan data yang diterima dari masyarakat. “Kami juga sering menerima laporan dari masyarakat kalau ada perselingkuhan guru PNS. Tapi, kami tidak selalu membenarkan laporan itu kalau tidak ada bukti sebagai pembenaran,” jelasnya.

Diakui, setiap kasus perselingkuhan yang ditanganinya, langsung ditindak lanjuti dan proses sesuai mekanisme yang ada. Sanksi sudah dilakukan bagi mereka yang memenuhi syarat untuk diberi sanksi.

“Tahun 2014 sudah sebanyak lima orang PNS yang diberi sanksi. Kalau terbukti melakukan perselingkuhan, sanksinya adalah penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun,” tegas Sutjipto.

Sedangkan sanksi berat berupa pemberhentian jabatan secara tidak terhormat. Menurutnya, ada satu PNS di tahun 2014 lalu sudah dijatuhi sanksi tersebut. “Selain sanksi itu, juga dikenai sanksi pemindahan dan penurunan jabatan PNS, serta pembebasan dari jabatan kepada seorang PNS,” imbuhnya.

Sutjipto menambahkan, sanksi serupa sudah pernah dijatuhkan kepada satu PNS. Sanksi yang dijatuhkan kepada PNS itu berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun dan pembebasan dari jabatan. Itu terjadi pada tahun 2015. (zal/rvl)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Jumlah PNS Selingkuh di Pamekasan Tinggi, Didominasi Guru