Dikira Mabuk Perjalanan, Tukiman Ternyata Tewas di Bus

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tukiman (57) pekerja proyek di Surabaya asal warga Dusun Bakalan, Desa Bakalrejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ditemukan tewas di dalam bus Sinar Mandiri N-7713-UG jurusan Surabaya-Semarang yang singgah di Terminal Tuban, kemarin (7/5).

Mahfud teman korban sekaligus saksi ketika dikonfirmasi menyatakan, seminggu terakhir korban sudah mengeluhkan sakit dibagian perutnya. Kemudian, minta diantarkan pulang ke kampung halaman. Namun dalam perjalanan korban malah meninggal sebelum sampai ke tujuan.

“Mau pulang dari tempat kerja di Surabaya, ini juga tetangga saya satu kampung, makanya dia minta diantarkan pulang,” terangnya.

Lanjut Mahfud, ketika dalam perjalanan dari Surabaya korban masih komunikasi dengannya. Akan tetapi, saat di Tuban, korban yang duduk di depannya tertelungkup seperti sedang muntah karna mabuk perjalanan.

“Tadi seperti mabuk, dan membungkuk miring. Tak kira ya hanya mabuk saja,” tambahnya.

Selanjutnya Mahfud tidak memperhatikan lagi temannya itu. Ketidakwajaran korban baru diketahui saat bus berhenti akan mengangkut penumpang. Ketika itu korban yang disapa penumpang lain karena ingin duduk di sebelahnya tidak menjawab. Saat diperiksa rupanya korban sudah meninggal.

“Ada penumpang mau naik itu baru ketahuan teman saya itu sudah lemas, akhirnya di terminal diturunkan ini ternyata setelah diperiksa petugas terminal sudah meninggal,” terang Mahfud.

Sementara itu, kejadian itu lantas dilaporkan ke petugas kepolisian yang langsung mendatangi terminal baru dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad pria tersebut. Dari pemeriksaan petugas, tidak temukan adanya tanda-tanda kekerasan. petugas menyimpulkan korban meninggal akibat penyakit yang diderita.

“Tidak ditemukan tanda lain yang mencurigakan, korban ini diduga kuat meninggal karena sakit yang dideritanya, ini juga diperkuat oleh keterangan rekan korban,” katanya. (wan/rvl)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: