Diduga Ketakutan Bertemu Polisi Saat tak Gunakan Helm, Pemuda di Sumenep Tewas Tabrak Mobil

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Ketidakjelasan penyebab kecelakaan maut yang menimpa Syarif Hidayatullah (13), salah satu siswa kelas akhir sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Kab. Sumenep, Kamis (30/4/2015), sampai berita ini diturunkan masih menjadi pertanyaan besar bagi warga di Kab. Sumenep.

Dari berbagai sumber informasi yang dirangkum BANGSAONLINE.com, Ada dua versi dugaan penyebab kecelakaan maut tersebut.

Informasi dari masyarakat mengatakan bahwa kedua pemuda tersebut sempat dikejar dengan polisi karena tidak menggunakan helm. Kejadian tersebut terjadi di perempatan Jalan Trunojoyo. Ini membuat dua pemuda tersebut ketakutan dan memacu motornya dengan kencang. Setibanya di simpang empat, Jl. Dr. Wahidin, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Motor Yamaha Fiz M 5813 C yang dikendarai korban menabrak mobil Honda Mobilio putih M 414 AH yang dikemudikan Fahrur Rozi, sehingga korban tewas seketika,

Nyawa Syarif tak tertolong karena terdapat cedera di kepala tewas di tempat kejadian. Sementara temannya, Nur Khalis Ajib hanya mengalami luka-luka dan dilarikan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Moh Anwar.

Sedangkan menurut versi kepolisian, mereka hanya ketakutan karena melihat polisi yang berjaga di perempatan. Kepolisian membantah ada saat itu ada anggotanya yang mengejar dua pemuda tersebut.

"Mungkin mereka ketakutan melihat petugas yang lagi ngepam, sehingga mereka memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, buktinya tidak ada anggota yang mengejar pengendara,” kata Ipda Taufiq, Kanit Laka lantas Polres Sumenep. (fay/rvl)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: