
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pelaku kejahatan jalanan (jambret) yang satu ini benar-benar kurang beruntung. Meski telah berhasil menggondol kabur tas korban, tanpa diduga si jambret malah berpapasan kembali dengan korban bersama ayahnya yang tengah dalam perjalanan pulang.
Tak pelak, saat berhasil dikejar dan ditangkap, pelaku jambret ini harus berhadapan massa. Warga yang jengkel terhadap aksinya langsung menghajar pelaku hingga babak belur sebelum diserahkan ke polisi.
Bandit jalanan tersebut adalah Juni Purwanto (27), asal Dusun Dukuhkrajan, Desa Selor, Kec. Ngrayun, Kab. Ponorogo. Selain tersangka, diamankan barang bukti tas milik korban yang berisi dompet isi uang Rp 56 ribu, kerudung putih dan satu unit motor Yamaha Jupiter S 5329 WD yang digunakan saat beraksi.
Penangkapan tersangka berawal ketika korban yakni Emi Nurwijayati (19), warga Dusun Gading, Desa Pandanwangi, Kec. Diwek bersepeda pancal dalam perjalanan pulang dari Pasar Legi Jombang, Rabu (22/4) malam, sekitar pukul 20.30. Entah karena terbiasa dan merasa aman, korban meletakkan tas yang dibawanya pada keranjang depan sepeda pancalnya.
Tanpa disadari, saat melintas di kawasan Jl Kusuma Bangsa Jombang, korban dibuntuti tersangka yang mengendarai motor. Rupanya, tersangka mengincar tas milik korban.
Benar saja, saat tepat di depan sekolah SMK Dwija Bhakti, tersangka langsung menyambar tas korban. Selanjutnya, tersangka langsung kabur ke arah selatan. Menyadari hal itu, korban berteriak minta tolong. Sayang usaha korban tak berhasil. Tersangka berhasil kabur. Korban pun melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.
Tiba di perempatan Desa Pandanwangi, korban bertemu dengan ayahnya. Saat itulah, korban menceritakan peristiwa yang baru saja dialaminya. Oleh sang ayah, korban dihibur agar bersabar dan ikhlas.
Selanjutnya, korban bersama ayahnya langsung lanjutkan perjalanan menuju rumahnya. Tanpa diduga, ketika mendekati rumah, korban melihat tersangka yang tengah berhenti di pinggir jalan memeriksa isi tas.
Korban yang masih hafal ciri-ciri tersangka segera memberitahu ayahnya. "Rupanya tersangka kabur ke arah Desa Pandanwangi," ujar AKP Harianto Rantesalu, Kasatreskrim Polres Jombang, Kamis (23/4).
Mendengar hal itu, ayah korban langsung bertindak dan meminta tolong warga agar bisa membantunya menangkap tersangka.
Sejumlah warga langsung mengepung tersangka. Praktis, tersangka yang tak menyangka bertemu kembali dengan tersangka seketika panik. Dia berusaha untuk kabur lagi.
Namun warga mengejar dan berhasil meringkusnya. Entah siapa yang memulai, warga langsung menghajarnya hingga babak belur. Untungnya, beberapa petugas yang melintas mengetahui dan segera amankan tersangka ke mapolres.
"Kini kami masih kembangkan kasusnya untuk ungkap kasus-kasus serupa lainnya, karena tersangka diduga sudah seringkali beraksi," tandasnya.



