TUBAN (BANGSAONLINE.com) - Ujian nasional (UN) hari terakhir untuk tingkat SMA/SMK dan MA diwarnai aksi protes dari peserta ujian. Sebab, terdapat kesalahan soal pada mata pelajaran bahasa inggris bagian listening.
Informasinya, soal listening yang mengalami kesalahan mulai nomor 1 sampai 15. Dimana, pertanyaan dan jawaban tidak sinkron. Sehingga, para siswa peserta UN dibingungkan dengan soal listening tersebut.
“Gara-gara antara soal dan pilihan jawaban tidak sinkron, peserta protes ke kami,” ungkap salah satu pengawas yang tidak mau disebutkan namanya kepada BANGSAONLINE.com, rabu (15/4)
Lanjutnya, setelah menerima protes dirinya segera berkoordinasi sesama pengawas. Kemudian dilaporkan kepada panitia penyelenggara sekolah atas penemuan kesalahan tersebut.
“Sambil menunggu keputusan dari penitia penyelenggara, peserta kami sarankan mengerjakan soal yang lain, karena soalnya ada 50 butir,” terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (dikspora) Tuban, Sutrisno ketika dikonfirmasi mengenai kejadian itu menyatakan, kesalahan tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Tuban. Akan tetapi, dialami seluruh SMA/MA dan SMK di Jawa Timur. Ia kemudian mengambil keputusan dengan meminta soal listening tersebut tidak usah dikerjakan dahulu sambil menunggu kabar dan instruksi dari provinsi.
“Sampai saat ini kami masih menunggu instruksi dari propinsi,” jelasnya.




