Bupati Tulungagung Bantah Adanya Isu Jual Beli Jawaban UN

Bupati Tulungagung Bantah Adanya Isu Jual Beli Jawaban UN
TULUNGAGUNG (BANGSAONLINE.com) - Ujian Nasional tingkat SMA di Tulungagung sejauh ini berjalan lancar. Meskipun sebelumnya ada isu tentang adanya jual beli kunci jawaban, tetapi ternyata tidak terbukti.
Saat monitoring Ujian Nasional pagi tadi di beberapa sekolah di Tulungagung, Bupati Tulungagung Sahri Mulyo mengatakan, hasil dari Monitoring bersama Forpimda dan Dinas Pendidikan, diketahui semuanya berjalan lancar.
Terkait isu jual beli kunci jawaban, Bupati menolak isu tersebut. Menurutnya, Pemkab bersama pihak kepolisian telah mengerahkan personil untuk mengamankan pelaksanaan ujian baik sebelum sampai usainya Ujian Nasional.
"Saya belum menerima informasi seperti itu (jual beli kunci jawaban, red). Saya rasa isu tersebut tidak benar ya, bahkan kami sudah koordinasi dengan kepolisian untuk mengawasi pelaksanaan ujian Nasional secara intensif," ujar bupati pasca sidak.
Untuk diketahui, beredar isu bahwa ada jual beli paket kunci jawaban, dengan harga 7 juta rupiah. Informasi yang diterima BANGSAONLINE.com, target jual beli kunci jawaban justru beredar di daerah pinggiran Tulungagung. Sejauh ini, belum ada temuan terkait isu tersebut.
Sementara itu, Akibat kecelakaan tanggal 9 April lalu, Rita Dwi Priyanti harus menjalankan Unas di Kamar Rumah sakit dr. Iskak Tulungagung. Rita Dwi merupakan siswa dari Madrasah Aliyah Diponegoro Bandung Tulungagung. Dalam pelaksanaan Unas di rumah sakit, Rita Dwi diawasi oleh 2 orang yang terdiri dari Dindik dan dari sekolahnya. Sementara itu, Humas RSUD dr.Iskak Rifai mengaku, pihaknya sudah menyiapkan ruangan khusus untuk mengerjakan Unas yakni di ruang isolasi harapannya agar siswa bisa berkonsentrasi.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Bupati Tulungagung Bantah Adanya Isu Jual Beli Jawaban UN