Pelajar MI Tewas Tenggelam di Sungai Ketapang Sidoarjo

Pelajar MI Tewas Tenggelam di Sungai Ketapang Sidoarjo

SIDOARJO (BANGSAONLINE.com) - Warga Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin sibuk membantu pencarian Singgih Putra Ramadhan (7) pelajar madrasah ibtidaiyah (MI) Desa Kedensari yang tenggelam di sungai Ketapang, Selasa (07/04). Siswa kelas I dari pasangan suami istri (pasutri) Jian dan Rodia asal Desa Ketapang RT.04 RW.01 tewas tenggelam setelah tercebur ketika bermain-main di jembatan Gondang di sungai.

Informasinya, kejadian berawal sekitar pukul 14.00 WIB ketika Singgih bersama teman sebayanya Septian (9) sedang bermain dipinggir sungai yang tidak jauh dari rumahnya. Setelah itu, tiba-tiba Singgih terpeleset dan tercebur sungai yang alirannya cukup deras karena hujan. Melihat Singgih kecebur dan tenggelam, Septian berteriak minta tolong. Mendengar terikan minta tolong,warga berdatangan untuk menolong. Namun Singgih sudah tenggelam dan terseret derasnya arus sungai Ketapang.

“Saat itu, korban sedang bermain bersama rekannya dipinggir sungai.Setelah itu terpeleset dipinggir sungai. Ketika hendak ditolong warga, anak itu (Singgih) tenggelam dan terseret derasnya air sungai ketapang,” ujar Sugiono (52) warga setempat.

Terpisah Kapolsek Tanggulangin, Kompol Andi Yudianto kepada BangsaOnline.com memebenarkan kejadian tenggelamnya anak tersebut. Setelah hampir 2,5 jam melakukan pencarian dan penyisiran, Singgih ditemukan sudah tak bernyawa yang lokasinya sekitar 200 meter dari tempatnya tenggelam.

“Setelah dilakukan pencarian,dan dilakukan penyisiran di sepanjang sungai ketapang yang melibatan puluhan petugas gabungan dari tim SAR Brimob Pusdik Porong, TNI, Polisi,Tagana, Pol PP dan dibantu warga setempat. Korban tenggelam ditemukan sudah tak bernyawa,” tandasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: