TRENGGALEK (BANGSAONLINE.com) - Muhammad Zidan, bocah usia 4 tahun asal desa Kerjo kecamatan karangan Kabupaten Trenggalek ini telah menderita kebuntuan pada bagian anus sejak di lahirkan empat tahun silam.
Ditemui di rumahnya (6/4) RT 10 RW 02 Desa Kerjo kecamatan Karangan, Srianik, ibu bocah malang ini nenuturkan bahwa sejak Muhammad Zidan lahir tepatnya tahun 2011 yang lalu, ia mengetahui bahwa anaknya tersebut mengalami kebuntuan pada anus selang tiga hari usai dilahirkan karena anaknya kerap menangis tanpa sebab. "Setelah saya amati ternyata perut anak saya ini membesar dan atos,” tutunya.
Melihat kondisi anaknya yang seperti itu, akhirnya Srianik membawa anaknya ke rumah sakit umum daerah Trenggalek. Hasil diagnosa menyebutkan Muhammad Zidan mengalami kebuntuan pada bagian anus sehingga tak bisa membuang air besar.
Selanjutnya lantaran tak didukung peralatan medis yang mumpumi dari RSUD dr. Soedomo Trenggalek, akhirnya Muhammad Zidan harus dirujuk ke rumah sakit Saiful Anwar Malang. Selama berada di rumah sakit Saiful Anwar, Muhammad Zidan menjalani operasi dengan cara di lakukan pembedahan pada bagian perut sebelah kanan dengan tujuan agar bisa melakukan buang air besar.
Tiga tahu kemudian menginjak di tahun 2014, Muhammad Zidan kembali harus menjalani operasi pembedahan perut pada bagian kiri dengan tujuan yang sama. Saat ini, jika Muhammad Zidan harus buang air besar terpaksa harus lewat usus besar sebelah kiri dengan cara di tempeli sebuah kantong plastik.
Kendati perawatan Muhammad Zidan di dukung dengan jamkesda saat itu dan BPJS untuk saat ini, namun puluhan juta rupiah telah keluar dari kantong orang tua bocah malang ini. Srianik (32th) dan Turmudi (40th) orang Tua Muhammad Zidan yang kesehariaannya sebagai tenaga serabutan hanya berharap agar anaknya kelak bisa sembuh dari cobaan ini.



