Penipuan Lewat Telpon masih Marak, 43 Juta Lenyap

Penipuan Lewat Telpon masih Marak, 43 Juta Lenyap

MALANG (BangsaOnline) - Penipuan lewat telepon masih saja terjadi di kota Malang. Korbannya adalah Kurnia Artha Savitri (34), warga Dinoyo Permai, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dia tertipu hingga mencapai Rp 43 juta.

Peristiwa bermula dari telephone yang masuk ke HP korban, pada Senin tanggal 30 Maret 2015. Penelepon mengaku petugas kepolisian dan memberitahu jika adik korban saat itu sedang tersangkut masalah narkoba. Dengan nada meyakinkan, penelepon melakukan negoisasi sebagai sarana untuk membantu menyelesaikan kasus adik korban tersebut. Saat itu korban transfer lewat ATM BNI di depan apotek Camelia, jalan Danau Bratan, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Usai mentransfer, korban menghubungi adiknya dan ternyata adiknya tidak terjadi apa-apa. Tersadar kalau tertipu, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni membenarkan kalau telah terjadi korban penipuan. "Korban sudah melaporkan ke Polres Malang Kota, saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus tersebut," paparnya Rabu (1/4) kemarin.

Nunung pun mengimbau masyarakat jangan mudah percaya penelepon yang belum dikenal. Sebaiknya diabaikan atau dikroscek dulu kebenarannya.


Penipuan Lewat Telpon masih Marak, 43 Juta Lenyap